Lukisan Sabut Kelapa

November 6, 2017 0 Comments

Awalnya sabut kelapa  banyak digunakan antara lain sebagai sikat kamar mandi juga keset, tetapi semakin lama fungsi dari sabut kelapa tersebut semakin tergeser sebagai contoh saat ini orang lebih tertarik menggunakan sikat kamar mandi yang terbuat dari bahan baku plastik yang warnanya lebih menarik  padahal jika dibandingkan dengan sabut kelapa, penggunaan bahan baku dari plastik tidaklah ramah lingkungan.

Berkurangnya permintaan pasar akan sabut kelapa menginspirasi Febri Yunarta pria kelahiran Padang, 25 Februari 1974 untuk menggalakkan kembali penggunaan sabut kelapa tersebut. Dimulai dari membuat replika  pada bulan Januari 2016. Febri memanfaatkan sabut kelapa dan ijuk untuk pembuatannya.  Cara pembuatannya dengan menggunting ijuk atau sabut kelapa sesuai dengan bentuk yang hendak dibuatnya.

Sisa bahan dari pembuatan replika, tadinya dibakar begitu saja tetapi karena asapnya sangat mengganggu lingkungan setempat  sehingga banyak orang  disekitarnya merasa terganggu. Mulailah dari situ Febri memikirkan bagaimana caranya memanfaatkan sisa-sisa bahan tadi, lalu terfikirlah untuk membuat lukisan dari sabut kelapa.

 

Pada tahun 2016, Febri mengikuti pertemuan negara-negara penghasil kelapa di Bali yang digagas oleh Asian and Pacific Coconut Community (APCC)  dan bertemu dengan ketua dan anggota dari Dewan Kelapa Indonesia (DEKINDO), Asosiasi  Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI), Sahabat Kelapa Indonesia (SKI) dan The Green Coco Island (TGCI). Saat pertemuan tersebut Febri ikut memamerkan hasil karyanya dan  banyak pesanan lukisan  dari berbagai negara dan rata-rata hasil lukisan tersebut ingin langsung dibawa ketika mereka meninggalkan Indonesia tidak menggunakan jasa pengiriman, namun sayang dikarenakan proses produksi yang cukup lama, akhirnya permintaan dari berbagai negara tersebut batal.

Salah satu hasil karyanya dipesan oleh Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI) diserahkan  oleh Ketua Rumah Kreatif Indonesia Hebat (RKIH) kepada Wakil Presiden RI Bapak Jusuf Kalla pada tanggal 12 Juli 2017.

Hasil karya dari Febri  dapat kita temukan di Galeri Windows of Indonesia (WoI) yang terdapat di Manado Provinsi Sulawesi Utara, gedung Smesco Jakarta juga di pameran-pameran besar lainnya.

 

*Kontributor : Ella

 



Share this Story


About the Author


Join Discussion